Tingkatkan Perekonomian Daerah PTPN XI Gelar Pelatihan. Hasilnya ?

PT Perkebunan Nusantara XI melalui Pusat Penelitian (PUSLIT) Sukosari Lumajang gelar pelatihan budidaya cacing tanah untuk masyarakat Rabu (22/07) di Lumajang kemarin ( Foto : Dok. PTPN XI )

Bisnistoday.id, SURABAYA :  PT Perkebunan Nusantara XI melalui Pusat Penelitian (PUSLIT) Sukosari Lumajang gelar pelatihan budidaya cacing tanah untuk masyarakat Rabu (22/07) di Lumajang kemarin

Direktur PT Perkebunan Nusantara XI, Dwi Satriyo Annurogo, pelatihan ini diharapkan nantinya perekenomian di 6 desa sekitar HGU Jatiroto yakni,  desa Kaliboto Lor, Kaliboto Kidul, Sukosari, Jatiroto, dan Banyuputih mampu tumbuh dengan baik dengan budidaya cacing disaat pandemic Covid-19

“Melalui PUSLIT Sukosari, PTPN XI menggelar pelatihan budidaya cacing tanah untuk masyarakat, diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat mendapat pengetahuan tentang manfaat dan cara budidaya cacing serta bisa mengaplikasikan sehingga menambah pendapatan mereka dari hasil budidaya tersebut. Ini salah satu support PTPN XI untuk mendorong perekonomian masyarakat “,  terang Dwi Satriyo Annurogo

Kepala PUSLIT Sukosari, Nanik Tri Ismadi mengatakan, manfaat cacing tanah diantaranya digunakan sebagai sumber nutrisi bagi tubuh. Cacing tanah mengandung 78-79 gram per liter amino, konsentrasi vitanggi yang tinggi, zat besi, dan kalsium. Sebagai bahan baku sumber protein hewani (64-72%) dan asam amino esensial untuk berbagai hal, di antaranya Bahan baku pembuatan pakan ternak, ikan, dan udang; Bahan baku pembuatan pangan; Bahan baku pembuatan obat-obatan dan kosmetik. Sedangkan Kascing mengandung berbagai bahan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman yaitu suatu hormon seperti giberellin, sitokinin dan auxin, serta mengandung unsur hara N, P, K, Mg dan Ca serta Azotobacter sp yang merupakan bakteri penambat N non-simbiotik yang akan membantu memperkaya unsur N yang dibutuhkan oleh tanaman.

“ PUSLIT selama ini mengembangkan penelitian yang memberi manfaat bagi core bisnis kami, diantaranya cacing tanah. Selain itu di masyarakat cacing memiliki nilai ekonomis sebagai bahan bahan baku obat, pakan serta bekas cacing atau dikenal sebagai kascing yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan bernilai tinggi. Oleh karena itu melalui pelatihan budidaya cacing ini peserta dilatih untuk memahami teknis budidaya cacing sehingga bisa menangkap peluang usaha ini. Kegiatan dikemas dalam bentuk pemberian materi dan praktik secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, termasuk jumlah peserta dibatasi dua orang per desa dalam satu periode pelatihan, rencananya akan bergantian setiap periode pelatihannya “,  jelas Nanik Tri Ismadi

Analisa PUSLIT Sukosari budidaya cacing menguntungkan, harga cacing per kilogram mencapai 35 ribu rupiah sedangkan cascing mencapai 750 rupiah per kilogramnya. Sedangkan keuntungan panen yang bisa diambil mencapai dua kali lipat dari modal awal sudah termasuk termasuk biaya pemeliharaannya. Dengan perlakuan standar dapat dilakukan panen setiap bulan.

“Ini sangat bagus, peluang bisnisnya besar terimakasih kepada PTPN XI. Baru pertama kami mendapat pelatihan ini dan kami akan mendapat pendampingan sehingga membuat kami percaya diri untuk memulai usaha cacing. Kami juga berharap kegiatan ini bisa bersinergi dan dikembangkan dengan BUMDES,” pungkas  Ketua BUMDES Desa Kaliboto Lor, Siti Romlah.

Penulis : Ahmad Arif

Editor   : Ali

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *