Masa Pandemi Covid-19 Waspadai Kesehatan. Ini Penjelasan Pakar Kesehatan

Di saat masa pandemi Covid-19, masyarakat sangat mengutamakan manfaat produk-produk yang menyangkut aspek kesehatan. (Foto : Istimewa)

Bisnistoday.id, JAKARTA : Menurut Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) FKM Universitas Indonesia Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc. Ph.D di saat masa pandemi Covid-19, masyarakat sangat mengutamakan manfaat produk-produk yang menyangkut aspek kesehatan. Pandemi pun mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi. Untuk mendapatkan produk makanan dan minuman yang bergizi, mereka pun aktif mencari informasi.

Dikatakan pula , asupan bergizi (makanan dan minuman), produk-produk sanitasi dan perlengkapan olahraga menjadi prioritas masyarakat di saat ini. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga Kesehatan diri dan keluarga.

“Di tengah AKB, masyarakat mau tidak mau harus beradaptasi dan terus mencari informasi tentang kesehatan. Dalam situasi seperti ini menjaga imunitas tubuh menjadi hal yang utama dengan teratur mengasup makanan bergizi,” kata Syafiq di Jakarta, Sabtu (29/8/2020)

Syafiq juga menambahkan bahwa imunitas tubuh bisa dicapai dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung protein hewani dengan kandungan asam amino esensial yang berfungsi memperbaiki sel yang rusak serta menjaga imunitas. Sumber protein hewani banyak ditemui dari susu, daging, dan telur.  Namun asupan gizi harus dibarengi aktivitas fisik dan olahraga rutin agar sistem imunitas dapat bekerja secara optimal.

Sementara itu Dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB, Dr. Megawati Simanjuntak, SP, MSi mengatakan, melihat tren ini (saat pandemi Covid-19) kebanyakan masyarakat banyak memilih informasi makanan dan minuman yang bergizi untuk kesehatannya.

“Senada dengan survei konsumen di atas, produk kesehatan seperti makanan sehat, suplemen, minuman kaya gizi seperti susu dan yoghurt menjadi barang yang paling dicari, karena saat ini konsumen lebih fokus pada produk-produk yang memiliki nilai bagi kesehatannya,” ujarnya.

Megawati menyarankan, agar konsumen bersikap cerdas ketika memutuskan berbelanja produk-produk ini secara online, dan jeli memperhatikan dan memahami produk yang ditawarkan penjual.

“Apabila ada masalah dalam transaksi barang dan/jasa, konsumen dapat membuat pengaduan langsung ke pelaku usaha atau kepada lembaga-lembaga perlindungan konsumen yang ada,” pesan dia.

Disisi lain Psikolog Keluarga, Ajeng Raviando mengatakan,  bahwa saat ini terjadi perubahan perilaku konsumen yang tercermin dari keputusannya membeli kebutuhan sehari-hari. Konsumen sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan dan menjadikan risiko kesehatan sebagai pertimbangan utama.

“Perubahan perilaku konsumen ini dilihat dalam tiga perspektif pengambilan keputusan, yaitu Rasional (konsumen dalam mengambil keputusan pembelian secara rasional dengan menekankan aspek fungsional dan ekonomis),  Eksperiensial (konsumen dipengaruhi perasaan terkait dengan konsumsi produk dan demi mendapat pengalaman yang unik), dan Behavioral (konsumen mendapatkan pengaruh lingkungan misalnya karena suasana tempat yang tenang dan nyaman),” ujar Ajeng.

Penulis : Tim Bisnistoday.id

Editor   : Wardhana

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *